Senin, 02 Januari 2012

Panduan Meresensi Buku

1. Judul resensi tidak boleh sama dengan judul buku yang Anda resensi. Upayakan agar judul resensi lebih provokatif ketimbang judul buku itu sendiri.
2. Di awal resensi cantumkan judul buku, nama penulis, tahun penerbitan, nama penerbit, dan jumlah halaman.
3. Jelaskan konteks sosial kelahiran buku itu dengan mengaitkan tema buku itu dengan apa yang sedang terjadi atau banyak dibahas sekarang ini.
4. Sebutkan otoritas, kepakaran, dan kredibilitas penulis sesuai dengan kondisi sosial sekarang ini.
5. Tuliskan ringkasan buku itu, lalu hubungkan dengan misi dan visi yang ingin dicapai oleh penulis. Ini biasanya ada dalam kata pengantar dari penulis, penerbit, editor, atau pemberi pengantar terundang.
6. Gambarkan bagaimana penulis mengorganisasikan pemikirannya dalam buku itu. Lihatlah daftar isi, indeks, lampiran, serta anatomi setiap bab. Apakah setiap persoalan disajikan secara berimbang. Apakah ia juga mengajukan solusi atau hanya menampilkan berondongan persoalan saja.
7. Anda juga harus mengapresiasi gaya penulisan penulis. Apakah dia cenderung menggurui, mengajak dialog dengan santai, atau lebih membuka wawasan.
8. Bila buku teks, sebutkan untuk siapa buku itu diniati, dan menurut Anda cocok sebagai demikian.
9. Perlu juga melihat cermat aspek kesejarahan buku dan tema yang dibahasnya. Apakah itu hasil revisi, terjemahan, atau cetak ulang. Kaitkan pula dengan buku lain yang penulis telah tulis dan dengan buku sejenis yang ditulis pengarang lain.
10. Bila buku itu hasil terjemahan, sebutkan ihwal kualitas terjemahannya. Tapi ingat tugas Anda adalah sebagai peresensi buku bukan sebagai kritik terjemahan.
11. Inovasi atau gagasan apa yang ditawarkan penulis dalam buku itu.
12. Tulis kritik dan saran mengenai keseluruhan buku (baik cover, persembahan, kata pengantar, maupun konten tulisan).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar